Saturday, August 15, 2020

Panduan Budidaya Pembesaran Ikan Nila Hingga Panen

Seperti yang telah Anda ketahui bahwa nila merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang sangat populer di Indonesia. Ikan nila sendiri sangat mudah ditemukan di perairan air tawar yang ada di kawasan Asia Tenggara seperi misalnya di sungai ataupun di danau. Perlu Anda ketahui bahwa ikan nila tidak memiliki duri selip dan juga rasa dagingnya yang lezat membuat ikan air tawar ini disukai oleh banyak orang, biasanya ikan nila diolah menjadi berbagai macam hidangan baik sebagai menu rumahan maupun restoran.

Di Indonesia sendiri Anda tidak akan kesulitan untuk menemukan ikan nila karena jenis ikan ini banyak tersedia baik di pasar tradisional maupun di supermarket modern. Kepopuleran ikan nila membuat permintaan terhadap jenis ikan air tawar ini sangatlah tinggi di pasaran, hal tersebut tentu aja bisa Anda manfaatkan sebagai peluang bisnis yang menggiurkan untuk meraup keuntungan besar dengan melakukan budidaya pembesaran ikan nila. Apabila Anda memang tertarik, pada kesempatan ini akan kami ulas panduan budidaya ikan nila hingga panen.

Panduan Budidaya Pembesaran Ikan Nila Hingga Panen


1. Persiapan Kolam

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memulai budidaya pembesaran ikan nila adalah persiapan kolam, perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa jenis kolam yang bisa Anda gunakan untuk melakukan budidaya ikan nila di antaranya adalah kolam tanah, kolam semen, maupun kolam terpal. Anda bisa memilih kolam terpal jika memiliki budget yang terbatas atau ingin melakukan budidaya dalam skala kecil.

2. Pemilihan Benih Ikan Nila

Langkah kedua yang juga harus Anda lakukan dalam budidaya pembesaran ikan nila adalah memilih benih ikan nila, Anda harus memilih benih ikan yang berkualitas sehingga bisa tumbuh dengan cepat dan sehat. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih benih ikan nila yakni benih ikan harus sehat, gerakannya lincah, tidak cacat fisik, serta ukuran tubuhnya seragam.

3. Pemberian Pakan

Seperti halnya usaha budidaya ikan yang lain, pakan juga harus mendapatkan perhatian khusus dalam usaha budidaya pembesaran ikan nila. Anda harus memberi pakan yang baik seperti misalnya pelet dengan kandungan protein yang tinggi agar ikan nila bisa tumbuh dengan cepat. Namun pemberian pakan sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan karena hal ini justru akan mengotori kolam.

4. Pemeliharaan Ikan Nila

Selain pakan, Anda juga harus memperhatikan proses pemeliharaan agar ikan nila bisa tumbuh dengan lebih cepat dan memiliki tingkat kematian yang rendah. Anda diharuskan untuk selalu memperhatikan kualitas air yang digunakan untuk budidaya ikan nila. Apabila kualitas air kolam sudah tidak layak, maka Anda harus segera mengganti air kolam dengan air yang bersih dan bebas kaporit.

5. Proses Pemanenan

Masa panen merupakan momen yang paling ditunggu oleh para petani ikan nila, pada umumnya ikan nila sudah siap dipanen setelah berumur tiga hingga empat bulan setelah masa tebar. Anda bisa melakukan proses pemanenan ikan nila dengan menyurutkan air kolam terlebih dahulu untuk mempermudah pemanenan, barulah setelah itu Anda bisa mengambil ikan nila menggunakan jaring.

Bagi Anda yang merasa tertarik untuk melakukan budidaya pembesaran ikan nila, maka Anda bisa mengikuti panduan yang telah diberikan di atas.

No comments:

Post a Comment